Sambalewa

Hari ini saya tak mampu menaklukkan kemacetan Tol Japek yang hari-hari ini sedang ada proyek konstruksi Japek Elevated. Dalam kondisi normal, Bandara HLP bisa saya jangkau kisaran satu setengah jam, jika berangkat dari rumah. Potensi macet sebetulnya sudah saya perhitungkan, tetapi saya salah prediksi bahwa ternyata di hari Sabtu kepadatan lalin sama seperti hari kerja.

Perjalanan ke Jakarta saya tempuh dalam waktu lebih dari tiga jam. Jadwal pesawat saya ke Surabaya jam 15.45. Dan saya sampai di counter check in Bandara HLP jam 15.20. Pintu pesawat sudah ditutup, dan saya disarankan untuk ikut penerbangan berikutnya. Lanjut baca…

Share on Facebook

Mata air awet muda

Tiba-tiba saja saya teringat kepada sahabat lama ketika kami berdinas di salah satu perusahaan HPH di wilayah Kalimantan Tengah pada kurun waktu 1993 yang lalu. Ia menjadi sahabat sejati di perantauan tengah hutan, ketika senang ataupun sedih. Ia yang lebih senior bekerja di bidang HPH sering memberikan penghiburan kepada saya bagaimana mengobati rasa suntuk ketika ada keinginan keluar dari wilayah hutan.

Terakhir kali saya bertemu dengannya sekitar tahun 1996 di rumahnya yang terletak di sedikit di bawah puncak Gunung Lawu. Dengan berbekal ingatan letak tempat tinggalnya dan dibantu oleh Peta Gugel, H+3 kemarin saya mengunjunginya kembali.

Ketika saya sampai di sekitar desa sahabat saya itu, saya keder. Pangling dengan situasi wilayah tersebut. Apalagi saat itu wilayah puncak Lawu hujan turun sangat deras. Pelan tapi pasti saya pacu Kyai Garuda Seta menelusuri jalan cor-beton yang tidak seberapa lebar itu, untuk mencari rumah yang letaknya di pojokan simpang tiga Desa Balong Jenawi Karanganyar. Lanjut baca…

Share on Facebook

Seni Membaca Buku

Minggu lalu, seorang ayah mengajak anak perempuannya mengunjungi toko buku langganan yang kebetulan beberapa bulan lalu membuka cabang di kota tempat tinggal mereka. Toko buku bukan terletak di sebuah mall, tetapi menempati gedung sendiri yang lumayan keren.

Tempat wisata paling menyenangkan bagi mereka adalah toko buku.

Sejak dini ia memang mengajarkan kepada anak-anaknya untuk mencintai buku. Dan meskipun gadget selalu di genggaman, membaca buku masih menjadi tradisi mereka. Ia berharap membaca tidak sekedar hobi belaka, tetapi menjadi suatu kebutuhan bagi anak dan cucunya kelak.  Lanjut baca…

Share on Facebook