Pulang malu, tak pulang rindu

Beberapa hari ini lalu-lintas jalan dari rumah ke kantor macetnya sedang lucu-lucunya. Untuk menyiasatinya, saya menggunakan motor. Selain bisa nyelap-nyelip di sela-sela kendaraan besar juga memudahkan mencari jalan tikus alternatif.

Tetapi kalau sedang malas kendarai motor sendiri, saya akan nge-grab untuk rute perjalanan ke kantor, dan ketika pulang kantor mbonceng teman (pesan transportasi online sekitar kantor saya susah sekali terdeteksi). Selama nge-grab saya selalu ngobrol dengan  mas Biker sambil menunggu antrian motor kembali berjalan di tengah kemacetan. Lanjut baca…

Share on Facebook

Putri Johar Manik

Kerajaan Baghdad sibuk sekali pagi itu. Mereka tengah mempersiapkan keberangkatan Raja Abbas yang akan berangkat beribadah haji ke Tanah Suci. Seluruh keluarga besar kerajaan berkumpul di balairung istana untuk melepas kepergian junjungan mereka.

Di tengah hingar-bingar upacara pelepasan keberangkatan, Raja Abbas memanggil putri bungsunya, Johar Manik. Gadis cantik usia belasan tahun itu pun segera bersimpuh di depan ayahnya.

“Anakku, selama aku tinggal beribadah haji di Tanah Suci tetaplah belajar pada Guru Mustakim. Aku berharap ketika pulang nanti engkau telah menyelesaikan pelajaranmu.” Lanjut baca…

Share on Facebook

Randédit

Sehabis libur akhir tahun, kawan kita – Kamingsun – kantongnya kempes. Bahkan boleh dibilang kempes sekempes-kempesnya. Semua itu tidak diambil pusing oleh Kamingsun. Uang habis ya cari lagi. Sesederhana itu saja cara berfikirnya.

Kemarin Kamingsun dan keluarganya mengisi liburan di kampung halaman. Tak ada objek wisata yang mereka kunjungi. Mereka menyebut liburan silaturahmi, sebab kegiatan selama libur mereka mengunjungi sanak-kadang dan teman-teman sekolah dulu. Silaturahmi dapat memperpanjang umur dan memperluas cakupan rejeki, demikian keyakinan Kamingsun. Lanjut baca…

Share on Facebook