Bobot nestapa

Timbangan kamar mandi itu cukup lama teronggok di bawah meja konsul, karena battery-nya habis. Timbangan digital tersebut sebelumnya sering digunakan untuk menimbang bobot tubuh orang serumah. Maka, ketika battery baru telah terpasang saya pun naik di atasnya.

Tuing!

Bobot tubuh saya nyaris 10 kg di atas nilai ambang batas bobot normal orang dengan tinggi badan seperti saya.

Sesungguhnya saya telah menyadari kalau tubuh saya semakin melar. Lingkar perut/pinggang yang biasa menggunakan celana ukuran 34, kini 36 pun agak-agak tidak muat lagi. Pernah suatu hari, saya mencari celana yang fleksibel ukuran lingkar perutnya dan saya mendapatkannya. Enak dan nyaman dipakai, tidak bikin perut tertekan. Beberapa celana jins, sementara saya pensiunkan dulu. Lanjut baca…

Share on Facebook

Ario Wisanggeni menuntut pengakuan anak dari Arjuna

Bro, perempuan ndak pernah salah, dan kalau ia ternyata salah, kamulah penyebabnya. Jangan berusaha membuktikan bahwa ia salah, karena itu akan menjadi awal dari penderitaanmu. Mengalah sajalah Bro, dalam kasih sayang dan kelembutan, karena sebetulnya ia tahu kalau ia salah. Ia akan menyesuaikan diri. Jangan hanya kesal saat perempuan marah, tapi ingat juga saat ia sangat baik dan penyayang. Tanpa perempuanmu, hidupmu ndak akan komplit.

Banyak wanita, bahkan bidadari yang tersihir dan terpesona oleh serangkaian kalimat yang terucap dari lambe-nya Arjuna.

Adalah Dewasrani bidadari penghuni kahyangan yang tak lain adalah anaknya Bathari Durga, memendam rasa cemburu berat kepada Desranala yang juga bidadari. Kok cemburu toh mbak? Iya, soalnya Desranala dikawin oleh Arjuna beberapa bulan sebelumnya. Mereka saban hari berbulan madu di awan biru tiada yang mengganggu. Bulan madu di atas pelangi juga. Sak karepmu, namanya juga di kahyangan.

“Mami, tolong pisahin Desranala dari Arjuna dong!” rajuk Dewasrani pada Durga.

“Memang kamu cinta berat pada Arjuna?” goda Durga pada anak perempuannya itu. Lanjut baca…

Share on Facebook

Ada kalanya pengin pensiun, tapi bukan sekarang


Beberapa belas tahun lalu, saat saya mengikuti salah satu pelatihan James Gwee pernah punya keinginan untuk pensiun di usia 48. Maunya pensiun dini dengan status finansial di kuadran 4 versi Cashflow Quadrant milik Robert Kiyosaki. Ehm, tahu-tahu target usia pensiun terlewati begitu saja, saya tak melakukan apa pun untuk mencapai kebebasan finansial di usia muda.

Kalau sedang melamun saya suka membayangkan enaknya hidup sebagai pensiunan: punya warung kelontong kecil merangkap sebagai marbot masjid. Tidak sekarang bro, tanggunganmu masih banyak yang belum kelar! Lanjut baca…

Share on Facebook