SMA paling top sedunia

Waktu itu, 1983, siapa sih yang tidak ingin masuk SMA Negeri 1 Karanganyar? Semua lulusan SMP berlomba-lomba untuk dapat diterima di SMA favorit itu. Dulu, seleksinya tidak menggunakan sistem NEM, tapi dengan test tertulis. Dan saya, termasuk salah satu peserta test yang diterima.

Ada satu nadar yang mesti saya tunaikan waktu itu: jika saya bisa lolos seleksi saya akan menggunduli kepala saya.

Seingat saya, dulu itu hanya bernama SMA Negeri, tanpa embel-embel nomor di belakangnya, karena memang hanya ada 1 SMA Negeri di wilayah Kota Karanganyar. Kalau tidak salah, baru tahun 1986 berdiri SMA Negeri 2, yang kelas-kelasnya masih nebeng di SMA Negeri, masuk sore harinya.

Sesungguhnya bapak saya menginginkan saya sekolah di SPG, nanti biar jadi guru. Bahkan ketika saya memilih ikut tes masuk SMA bapak masih berharap saya mendaftar ke SPG jika nanti tidak lolos seleksi.

Sayangnya keinginan bapak tidak pernah terwujud.

***

Suatu pagi bapak memboncengkan saya dengan sepedanya ke SMAN 1 Karanganyar untuk melihat hasil seleksi. Pengumuman ditempel pada papan tulis yang ditaruh di dekat kantor TU.

Pulang dari SMA kami mampir ke Sate Kambing Bu Tambal Timur Taman Pancasila untuk merayakan lolosnya saya masuk SMA yang diidam-idamkan banyak anak Karanganyar itu.

Bukan untuk ngiras di sana, tetapi bapak beli untuk dibungkus biar bisa dinikmati orang serumah.

Saat pembagian kelas saya masuk di kelas 1-6. Pada semester 2, dilakukan penjurusan IPA dan IPS. Saya masuk kelas IPA. Penentuannya seperti ini: anak kelas 1-1 dan 1-4 yang masuk jurusan IPA akan dikelompokkan ke klas IPA 1, jurusan IPS akan ke klas IPS 1. Klas 1-2 dan klas 1-5 ke IPA 2 dan IPS 2, sedangkan klas 1-3 dan I-6 ke IPA 3 dan IPS 3. Saya masuk ke klas IPA 3.

Teman-teman saya di IPA 3 sik-asyik pembawaannya. Perbandingan jumlah cewek dan cowoknya 1 : 3.

Salah satu teman sekelas kami yang paling brilian otaknya bernama Warsito. Kelak di kemudian hari nama Warsito ini akan menggemparkan dunia teknologi. Kami bangga punya teman Warsito ini.

Note:
Tulisan ini dibikin menjelang acara Reuni 30 tahun tanggal 6 Feb 2016 nanti

Share on Facebook