Betapa kecilnya kita

Kali ini wisata ziarah Kota Madinah tak hanya ke Masjid Quba atau Jabal Uhud dan sekitarnya, di lingkungan Masjid Nabawi terdapat dua museum yang layak untuk dikunjungi yakni Museum Asmaul Husna dan Museum Nabi Muhammad.

Selepas shalat Asar saya dan rombongan jamaah umrah menuju Museum Asmaul Husna. Letak museum ini di sekitar Pintu 8. Saking banyaknya pengunjung yang ingin masuk museum, petugas museum memisahkan rombongan menjadi 2 kelompok besar yaitu dari Indonesia dan India/Pakistan. Kebetulan jamaah dari 3 negara ini yang sedang berkunjung saat itu.

Pemandu museum menggunakan bahasa Indonesia. Begitu memasuki museum kita akan dikenalkan Asmaul Husna yaitu 99 Nama Allah. Tertulis di dinding museum, berupa tulisan Arab dan bahasa Inggris. Ada hal yang sangat menarik, di museum ini kita tidak hanya mengetahui 99 Nama Allah tetapi juga informasi tentang kebesaran alam yang diciptakan-Nya.

Pengunjung akan tiba di ruangan display berupa layar LCD raksasa. Pada LCD tersebut posisi pengunjung ditunjukkan ada di samping Masjid Nabawi. Secara perlahan, posisi pengunjung tadi menjauh dari bumi (menuju langit lapis pertama). Lalu terlihat bumi bulat, menjauh terus kemudian terlihat bulan, matahari, planet-planet lain yang diameternya jauh lebih besar dari matahari, akhirnya berada di Galaksi Bima Sakti yang konon terdiri tidak kurang dari 400 miliar bintang.

Di sini tergambarkan betapa kecilnya manusia dibandingkan semesta ciptaan Allah. Apalagi jika dibandingkan dengan Sang Maha Pencipta. Allahu Akbar. Pelajaran yang bisa saya ambil adalah sangat tidak pantas jika kita berlaku sombong di muka bumi.

Pada ruangan lain, sejauh mata memandang pengunjung disuguhi 99 Nama Allah dan penjelasan untuk jadi bahan renungan. Di sana terdapat juga beberapa foto yang menggambarkan betapa besarnya alam semesta dan betapa kecilnya kita sebagai manusia seperti foto ikan paus yang merupakan makhluk hidup terbesar di lautan dibandingkan dengan perahu yang ditumpangi beberapa orang. Ada pula foto pohon Giant Sequoia, yang merupakan pohon tertinggi di dunia setinggi 115 meter dengan diameter 7,9 meter.

Selain itu ada foto Lembah Mati, California Amerika Serikat yang merupakan tempat terpanas di bumi. Panas apinya belum ada apa-apanya dibandingkan api neraka. Di salah satu ruang pengunjung bisa menyaksikan sebuah tayangan pendek yang memperlihatkan api yang menyembur dari dalam laut. Air dan api yang “menyatu” di sebuah lautan. Lagi-lagi kita diminta untuk merenungi betapa Allah Maha Kuasa dan Besar.

Di akhir kunjungan, kita akan masuk ke Farewell Hall di sana terdapat wasiat Kanjeng Nabi untuk mengetahui dan menghapalkan 99 Nama Allah sebagai pedoman dalam hidup kita.

Setelah keluar dari Museum Asmaul Husna, rombongan dibawa ke Museum Nabi Muhammad yang jaraknya tidak begitu jauh. Di museum ini pengunjung seperti napak tilas perjalanan Kanjeng Nabi.

Share on Facebook