CRP: Hand Shower

Dalam Panel Diskusi Terbatas (PDT) yang saya ikuti kemarin siang ada cerita yang menarik. PDT ini diadakan sebulan sekali diikuti oleh sekitar 30 perusahaan, meskipun yang tercatat sebagai anggota ada 120 perusahaan. Tema yang diangkat kali ini adalah Cost Reduction Program (CRP).

Di saat krisis ekonomi CRP menjadi suatu keniscayaan. Semua perusahaan melakukan CRP: hemat menggunakan energi, hemat berkomunikasi, hemat dalam pemakaian kertas, hemat di biaya perjalanan dinas, pokoknya hemat di semua bidang agar operasional perusahaan tetap berjalan tanpa melakukan PHK karyawan. Lanjut baca…

Share on Facebook

Tas

Namanya singkat saja, TAS. Ia merupakan salah satu karya peradaban manusia berupa wadah tertutup yang dapat dibawa bepergian. Tidak ada yang tahu persis kapan tas ini tercipta, tidak tercatat khusus dalam literature tertentu. Sejak jaman purba, tas sudah digunakan meskipun bentuknya masih sangat sederhana, sebuah anyaman yang menyerupai keranjang.

Fungsi tas sangat banyak, apalagi jika kedua tangan manusia sudah kewalahan membawa barang. Tas digunakan untuk membawa pakaian, barang belanjaan, buku, dan lain-lain. Mengikuti perkembangan zaman model tas sangat bervariasi. Tas yang dapat digendong di punggung disebut ransel. Tas yang besar untuk memuat pakaian disebut koper. Tas yang dililitkan di pinggang, disebut tas pinggang. Tas untuk membawa perlengkapan anak-anak sekolah disebut tas sekolah. Ada pula tas kantor yang biasa dipakai oleh karyawan perusahaan. Tas berbentuk kotak yang biasanya dipergunakan oleh kaum wanita untuk membawa peralatan kecantikannya, tas kecantikan namanya. Bahkan pemakaian tas disesuaikan dengan barang yang ada di dalamnya, seperti tas laptop, tas kamera/handycam, tas ransum (untuk tempat bekal makanan dan minuman), tas mukena, dan sebagainya. Lanjut baca…

Share on Facebook

Para Perempuan Perkasa

Kabinet Indonesia Bersatu segera habis masa baktinya. Tiga-empat hari yang lalu kita disuguhi acara audisi menteri. Karena menteri jabatan politik, mestinya perekrutan menteri tidak diekspos seperti itu. Saya tidak akan membahas audisi itu, tetapi lebih tertarik kepada beberapa sosok perempuan perkasa yang menjadi anggota Kabinet periode lalu.

Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan yang juga merangkap Menko Perekonomian  itu tidak perlu diragukan lagi kemampuannya. Dunia mengakui kehebatannya, bahkan media internasional menobatkan Sri Mulyani sebagai salah satu menteri keuangan terbaik di dunia saat ini.

Siti Fadilah Supari, Ibu Menteri Kesehatan yang sepak terjangnya seperti Srikandi di arena Bharatayudha. Beliau banyak mengambil keputusan yang berani dan tegas, seperti penanggulangan berbagai permasalahan pelayanan kesehatan rakyat Indonesia. Secara keseluruhan mutu pelayanan kesehatan dapat dinilai membaik. Lalu, ibu Menkes pun pernah jadi singa galak bagi AS. Ia tidak kompromi lagi terhadap keberadaan laboratorium medis milik Angkatan Laut Amerika Serikat (Naval Medical Research Unit-2/NAMRU-2), laboratorium yang berada di jantung Ibukota itu selama puluhan tahun disinyalir menjalankan kegiatan intelijen dengan kedok penelitian medis. Lanjut baca…

Share on Facebook