Kita (masih) Bisa Menyelamatkan Bumi

Berat jantung hanya sekitar 1% dari total bobot tubuh manusia, tetapi perannya sangat penting bagi hidup kita. Bumi kita memiliki sejumlah ekosistem yang hanya menempati sekitar 1% saja dari permukaan bumi. Seperti halnya jantung, perannya sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia. Wilayah ini disebut Hotspot Keanekaragaman Hayati. Lanjut baca…

Share on Facebook

9

Bagi sebagian orang, angka 9 disebut sebagai angka yang sangat istimewa dan membawa keberuntungan. Sembilan merupakan angka yang mempunyai nilai paling tinggi dari susunan numerik 0 – 9. Di perhitungan matematika, angka 9 sering menimbulkan decak kagum, misalnya bilangan bulat positif kalau dikalikan 9 hasilnya akan mempunyai unsur angka Sembilan, contohnya 8 X 9 = 72 (7 +2 = 9) atau 23 X 9 = 207 (2 + 0 + 7 = 9), dan seterusnya, silakan Anda mencoba dengan hitungan lain.

Dari beberapa literatur yang saya baca, saya menemukan angka 9 ini di suatu istilah, jumlah dan peristiwa. Apa saja itu? Atau, Anda punya yang lain?

Lanjut baca…

Share on Facebook

Terbalik

Sekarang lagi zamannya terbalik, yang salah bisa dibenarkan, sedangkan yang benar bisa disalahkan. Tergantung siapa yang berkuasa dan siapa yang berkepentingan. Pemilu caleg yang carut marut kemarin, terlupakan sudah. Elit politik sibuk main lirik-lirikan, senggol-senggolan, cubit-cubitan, talak-rujuk, rapet-rapetan, saling selingkuh demi mendapatkan kue kekuasaan yang semua itu tidak terlepas dari urusan yang terbolak-balik. Dulu teman, sekarang musuh, dulu suka berantem sekarang bergandeng tangan. Dulu mencaci, kini memuji. Bikin pusing!

Perhatikan penggalan salah satu syair Ronggowarsito, pujangga Kraton Surakarta Hadiningrat yang berjudul Jaman Edan : pancen amenangi jaman edan, sing ora edan ora keduman, sing waras padha nggragas, sing tani padha ditaleni, wong dora padha ura-ura (kira-kira begini artinya, ketika bertemu jaman gila, yang tidak (ikut) gila tidak (akan) kebagian, yang sehat (pikirannya) pada rakus, yang rajin pada diikat, para pendusta pada berdendang/bernyanyi), lalu syair itu dilanjutkan dengan kalimat : begjane sing eling lan waspada yang artinya : beruntunglah (orang) yang ingat dan waspada.

Lanjut baca…

Share on Facebook