Degradasi Lahan Pada Areal Pertanian

Secara umum degradasi lahan dapat diartikan sebagai menurunnya kualitas lahan. Salah satu tindakan yang sering mengakibatkan menurunnya kualitas lahan adalah pengelolaan dan pemanfaatan lahan yang tidak memperhatikan azas keseimbangan dan kelestarian. Di daerah pedesaan, terutama pada lahan pertanian memburuknya kualitas lahan disebabkan oleh penggunaan pestisida, pemupukan, atau penggunaan lahan dengan satu jenis penggunaan secara terus menerus untuk beberapa musim.

Bagaimana jika lahan pertanian di Indonesia banyak mengalami degradasi lahan, sementara di lain pihak kita ingin mempertahankan swasembada beras? Untuk dapat mempertahankan prestasi tersebut, mau tidak mau kita harus mampu mengantisipasi agar lahan pertanian yang ada tidak mengalami penurunan kualitas.  Lanjut baca…

Share on Facebook

Perlu Sumur Resapan Air Hujan

Air merupakan salah satu sumberdaya yang sangat penting bagi kehidupan manusia,terlebih bagi bangsa Indonesia yang mempunyai laju pertumbuhan penduduk cukup tinggi. Masalah kebutuhan akan air tak terlepas dari kebutuhan akan tempat tinggal, di mana untuk mendapatkan tempat tinggal harus membuka lahan-lahan berupa hutan. Dampak yang ditimbulkan antara lain terganggunya siklus hidrologi di wilayah tersebut.

Jika siklus hidrologi berlangsung tanpa campur tangan manusia maka ia akan berjalan teratur. Dan apabila manusia mulai mengganggu, maka akan mengganggu keberlangsungan siklus tersebut. Contoh kasus misalnya dibangunnya areal permukiman di atas lahan yang cukup luas. Akibat pembangunan pemukiman di atas lahan ini akan mengurangi areal peresapan air hujan ke dalam tanah. Sementara penyerapan air tanah berlangsung terus dengan intensitas yang semakin besar maka akan terjadi penurunan timbungan air tanah. Lanjut baca…

Share on Facebook

Konservasi Tanah dan Air dengan Metode Vegetatif

Bulan Januari silam, Presiden Soeharto mencanangkan tahun 1993 sebagai Tahun Lingkungan Hidup dan Gerakan Satu Juta Pohon. Ini merupakan gerakan untuk menanam minimal satu juta pohon di setiap propinsi.

Kegiatan tersebut sangat penting terutama dalam usaha konservasi tanah dan air. Sehingga musibah longsor lahan seperti terjadi di beberapa propinsi beberapa waktu lalu tidak akan terulang lagi untuk masa yang akan datang. Salah satu lahan yang perlu mendapat perhatian kita adalah tanah kritis, di mana tanah semacam ini hampir tersebar di seluruh wilayah Indonesia terutama di daerah rural (pedesaan). Lanjut baca…

Share on Facebook