Kudeta my Romansa

Pada sebuah mall di bilangan Malioboro Jogja, 2013.

Sengaja saya njujuk ke toko CD untuk berburu lagu-lagu Jawa lawas yang sudah diaransemen ulang dengan aneka jenis musik. Kali ini saya mendapatkan album Wedang SariJavanese Classic Song in Saxophone.

Telinga saya baru menyadari kalau toko CD sedang memutar lagu yang sangat akrab di pendengaran, namun kali ini kok yang nyanyi beda. Bukan suara vokalis Dewa 19 tetapi suara cewek. Gurih betul suaranya.

haruskah kuulangi lagi / kata cintaku padamu yakinkan dirimu / masihkah terlintas di dada / keraguanmu itu susahkan hatimu
tak akan ada cinta yang lain / pastikan cintaku hanya untukmu / pernahkah terbersit olehmu / akupun takut kehilangan dirimu
ingatkah satu bait kenangan / cerita cinta kita tak mungkin terlupa / buang semua angan mulukmu itu / percaya takdir kita aku cinta padamu
tak akan ada cinta yang lain / pastikan cintaku hanya untukmu / pernahkah terbersit olehmu akupun takut kehilangan dirimu
akankah nanti / terulang lagi / jalinan cinta semula / dengar bisikku / bukalah mata hatimu Lanjut baca…

Share on Facebook

Saya mendengarkan RRI

Tahun 1980. Pak Suparmo berdiri di depan kelas 6 SDN 1 Karanganyar sedang mengajar mata pelajaran IPS. Anak-anak menyimak penuturan Pak Parmo.

“Anak-anak, siapa yang pernah ke nJenawi?” tanyanya kepada murid-murid. Jenawi adalah nama sebuah kecamatan di Kabupaten Karanganyar yang berada di lereng Gunung Lawu.

“Saya pernah, Pak. Kebetulan Pakde saya rumahnya di sana,” jawab seorang murid laki-laki. Lanjut baca…

Share on Facebook

KH Anwar Zahid Bojonegoro

Jika sedang duduk di depan tipi dan remot ada di tangan, saya suka pencet-pencet remot mencari acara tipi yang enak ditonton. Kalau nggak dapat acara yang bagus, matiin saja dan mencari aktivitas lain.

Minggu lalu, saya pun pencet-pencet remot dan nemu acara┬ápengajian dalam bahasa Jawa pada sebuah stasiun tipi lokal. Aneh juga, tinggal di tatar Sunda kok ada tipi siaran bahasa Jawa. Maka, saya cermati pak Kiai yang sedang sesorah. Lugas, lucu, materinya sangat mengena di hati. Lanjut baca…

Share on Facebook