Mereka membuat resume seminar

Para siswa SMA Negeri 1 Karanganyar yang kemarin dulu mengikuti Seminar Motivasi, diminta untuk membuat resume materi yang disampaikan dalam seminar tersebut. Nantinya akan dipilih 5 (lima) resume terbaik dan mereka yang terpilih akan mendapatkan hadiah. Kalau tidak salah, pengumunan resume terbaik akan dilakukan pada akhir Februari atau awal Maret 2016.

***

Sehari atau dua hari setelah acara seminar ada beberapa pesan yang masuk ke inbox saya dari para siswa yang menanyakan hal-hal yang terkait materi seminar. Ada yang melakukan konfirmasi apa betul materi yang ia tangkap. Berdasarkan pengalaman dalam berseminar materi yang terserap oleh peserta seminar paling kisaran 20%-an saja. Lanjut baca…

Share on Facebook

Keselamatan berkendara menjadi nomer satu

Minggu lalu saya meeting dengan Tim K-3 perusahaan otomotif terbesar di Indonesia dengan topik bahasan mengenai keselamatan berkendara terutama bagi karyawan mereka yang menggunakan kendaraan R-2. Saya ingin membagikan tips yang sangat bermanfaat untuk mengurangi jumlah kasus kecelakaan yang dialami oleh karyawan di perusahaan tersebut.

Training tentang safety riding secara berkala

Setiap karyawan yang menggunakan kendaraan R-2 wajib mematuhi peraturan lalu-lintas, termasuk kelengkapan surat-surat kendaraan. Secara rutin dilakukan kegiatan training tentang safety riding, baik teori maupun praktek.¬† Lanjut baca…

Share on Facebook

Mendut – Pranacitra itu nyata atau dongeng belaka?

Pada suatu makan siang, Mas Suryat didaulat oleh sahabatnya untuk menceritakan sebuah kisah Romeo dan Juliet pada zaman Mataram dulu yakni Rara Mendut dan Pranacitra. Bukan tanpa alasan sahabatnya itu bertanya kepada Mas Suryat, sebab untuk urusan perdongengan semacam itu kadang Mas Suryat menyimpan cerita yang berbeda dengan yang beredar selama ini.

“Bukan karena ini pas Februari yang katanya bulan cinta sebab di sana ada satu hari yang sering dirayakan sebagai Hari Valentine, mbok saya dikasih pencerahan tentang dongeng Rara Mendut dan Pranacitra, toh Mas.”

Mas Suryat mengambil jeda sejenak, sebab perlu menelan makanan yang telah dikunyahnya. Lanjut baca…

Share on Facebook