Bobot nestapa

Timbangan kamar mandi itu cukup lama teronggok di bawah meja konsul, karena battery-nya habis. Timbangan digital tersebut sebelumnya sering digunakan untuk menimbang bobot tubuh orang serumah. Maka, ketika battery baru telah terpasang saya pun naik di atasnya.

Tuing!

Bobot tubuh saya nyaris 10 kg di atas nilai ambang batas bobot normal orang dengan tinggi badan seperti saya.

Sesungguhnya saya telah menyadari kalau tubuh saya semakin melar. Lingkar perut/pinggang yang biasa menggunakan celana ukuran 34, kini 36 pun agak-agak tidak muat lagi. Pernah suatu hari, saya mencari celana yang fleksibel ukuran lingkar perutnya dan saya mendapatkannya. Enak dan nyaman dipakai, tidak bikin perut tertekan. Beberapa celana jins, sementara saya pensiunkan dulu. Lanjut baca…

Share on Facebook

Bacalah dengan nama Tuhanmu


Kini saatnya membaca! Demikian kata hati saya sebulanan yang lalu. Tersebab pada suatu hari Minggu ketika tak ada kegiatan yang menyita waktu saya beberes rak buku yang lama terbengkalai. Dan benar saja, saya mendapati banyak buku yang masih tersegel plastik.

Adalah kebiasaan buruk saya ketika berkunjung ke toko buku membeli beberapa buku dan sampai di rumah ditumpuk saja dengan harapan kapan-kapan akan membaca buku-buku tersebut. Apa daya, prioritas membaca dikalahkan oleh aktivitas produktif yang lain. Bahkan pernah terbersit dalam fikiran kalau buku-buku tersebut akan saya baca dan nikmati kala masa pensiun nanti. Lanjut baca…

Share on Facebook

Menyisakan luka

Rest Area KM 57 menjadi tempat rendezvous kami. Hampir dua bulanan ini saya tak bertemu dengan sahabat saya, mas Suryat. Persahabatan kami jalin sejak lima belas tahun lalu.

Ia bilang kalau beberapa waktu lalu semua kontak di ponselnya raib gara-gara terserang virus yang dikirimkan melalui inbox di surelnya. Ia sendiri tak pernah mem-back up kontak tersebut dan belakangan ia mengikuti saran temannya supaya kontak di ponselnya juga disimpan di gmail.

Beberapa kali saya menghubungi ponselnya, tapi nggak diangkat. Baru setelah saya kirim pesan via WA ia membalasnya. Memang sudah menjadi kebiasaannya jika masuk nomor yang tidak dikenalnya ia tak akan mengangkat telepon yang masuk. Aku ndak apal nomermu, bro. Demikian ia membalas WA saya. Lanjut baca…

Share on Facebook