Bergerak menuju ibu #7

Sudah menjadi kebiasaan ibu jika pertama kali bertemu dengan anak-anaknya – setelah sekian lama tiada bersua, ia akan berkata, “Wis mangan durung?” Tentu saja ia juga menanyakan kabar anaknya. Jika kami bilang belum makan, ia akan segera mempersiapkan makanan, entah mengeluarkan persediaan makanan yang ada di lemari makan atau memasak dulu, bahkan dengan berjalan tertatih ia menuju warung terdekat untuk membeli lauk. Meskipun nanti yang disajikan telur ceplok dengan nasi hangat, nikmatnya ora karuan sebab disajikan dengan kasih sayang.

Entah karena kurang pandai dalam manajemen waktu, bus yang membawa rombongan kami dari Madinah ke Mekkah terlambat 2 atau 3 jam. Sampai di hotel kami di Mekkah jam 11 malam. Ketika persiapan keberangkatan di Madinah kami diberitahu pihak biro travel kalau sampai Mekkah nanti kami akan makan dulu, pembagian kamar, dan persiapan pelaksanaan umrah. Memang demikian yang menjadi SOP-nya. Lanjut baca…

Share on Facebook

Bergerak menuju ibu #6

Sekitar Jabal Uhud, 26 Desember 2015

Setelah mendoakan para syuhada Perang Uhud saya menunggu teman satu rombongan yang masih berkeliling sekitaran Jabal Uhud. Suhu udara kisaran 12°C, maka untuk hangatkan tubuh saya duduk di panasnya matari Madinah.

“Masih ingat kisah Perang Uhud yang diceritakan dalam buku Kanjeng Nabi, buk?” tanya saya kepada ibu saya yang pernah membaca buku biografi Muhammad karya Husain Haikal yang diterjemahkan dengan apik oleh Ali Audah. Lanjut baca…

Share on Facebook

Bergerak menuju ibu #4

Jeddah, 24 Desember 2015

Sekitar jam 08.30 waktu KSA saya mendarat di kota ini, setelah perjalanan panjang dan melelahkan dari JOG-CGK kemudian dilanjutkan CGK-JED. Jeddah ada yang mengartikan sebagai nenek, sebab konon makam Ibu Hawa – nenek moyang umat manusia di bumi ini – berada di kota ini.

“Jika aku diberi kesempatan untuk terlahir kembali, aku ingin menjadi nenekku atau ibunya ibuku.”

***

Saya pernah janji kepada ibu kalau ingin mengajaknya umrah bersama. Kisah Uwais al Qarni yang mengendong ibunya saat berhaji telah menginspirasi saya. Lanjut baca…

Share on Facebook