Sederhana, kebersamaan dan bahagia

Pengantin pria itu mengucapkan ijab-kabul dengan lancar. Tak ada teriakan kata ‘sah’ yang berlebihan alih-alih tepuk tangan dari hadirin. Kemudian mas kawin berupa cincin 2 gram disematkan di jari manis pengantin wanita. Semua lega.

Meja kursi yang tadi digunakan untuk acara ijab-kabul segera disingkirkan oleh panitia. Sepasang pengantin yang mengenakan baju senada warna biru dibawa ke atas panggung pelaminan diiringi lagu Tombo Ati (versi campursari). Mereka didudukkan di kursi pelaminan yang terbuat dari bambu. Dekorasi yang dikerjakan oleh para pemuda Karang Taruna Desa bertema green. Ada dua pohon pisang dipasang di sisi kiri-kanan kursi pelaminan. Tanaman-tanaman yang dipajang juga yang biasa kita temui di halaman rumah seperti Sri Rejeki, Pucuk Merah, Lidah Mertua dan aneka perdu. Tak ada bunga mahal sama sekali yang terpajang di sana. Lanjut baca…

Share on Facebook

Cancer #49

Meskipun ini soal matematika, namun bukan salah satu soal yang keluar di UN atau tes SMPTN yang diujikan bagi anak-anak SMA beberapa waktu lalu.

Perintahnya begini: buatlah suatu persamaan sederhana pada susunan tanggal kelahiran seseorang yang jatuh pada 12-7-1967. Pada tahun ini, ia berusia 49 tahun.

Jawabannya:

1 – 2 – 7 – 1 – 9 + 67 = 49

Matematika itu unik dan menyenangkan. Utak-atik sebentar, deretan tanggal kelahiran dapat dibuat suatu persamaan seperti di atas.

***
Lanjut baca…

Share on Facebook

Warung ustadz Arman

Kami memanggilnya ustadz Arman. Ia menjadi marbot di masjid kami sejak sekitar enam atau tujuh tahun lalu. Karena masjid kami berada di tanah yang diperuntukkan bagi fasos/fasum, maka oleh pihak pengurus masjid berinisiatif membikinkan kamar baginya yang bersebelahan dengan aula majelis taklim.

Selain menjaga kebersihan masjid, ia juga bertugas mengumandangkan adzan dan menjadi imam cadangan jika ustadz yang bertugas sebagai imam berhalangan. Awalnya kami memanggilnya Arman saja, namun sejak ia mengajar mengaji anak-anak kompleks perumahan di sore hari, kami memanggilnya dengan ustadz, mengikuti anak-anak kami. Lanjut baca…

Share on Facebook