Pak Bejo rajin ke masjid

Semenjak pulang dari Tanah Suci, para tetangganya kini memanggilnya dengan sebutan Haji Bejo. Jika ada yang bertanya hendak ke mana, maka orang tersebut akan menjawab mau belanja ke toko Haji Bejo. Dulu, mereka menyebutnya toko Pak Bejo.

Peci putih juga tak lepas dari kepala Pak Bejo. Identitas haji dapat dikenali dari peci putih yang dikenakannya itu. Jika diamati, peci model seperti itu hanya dapat dibeli di sekitaran Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, seharga kisaran 3 riyal atau paling mahal 5 riyal. Jadi betul-betul peci asli Tanah Suci. Lanjut baca…

Share on Facebook

2016

Tahun 2015 telah berlalu dan selamat datang 2016. Saya tak punya tradisi lepas sambut untuk mereka, bahkan tidak juga bersibuk dengan resolusi diri yang akan dikerjakan selama setahun ke depan.

Tidur sebelum jam 12 malam dan bangun tahu-tahu sudah waktu subuh di tahun yang baru.

Berbagai ramalan yang akan terjadi di tahun 2016 makin beredar kencang di akhir tahun, baik ramalan politik, ekonomi, sosial maupun pertahanan keamanan level regional dan internasional. Beberapa ramalan menimbulkan optimisme tapi tak sedikit ramalan yang bernada skeptis dan tidak percaya diri. Lanjut baca…

Share on Facebook

Bergerak menuju ibu #7

Sudah menjadi kebiasaan ibu jika pertama kali bertemu dengan anak-anaknya – setelah sekian lama tiada bersua, ia akan berkata, “Wis mangan durung?” Tentu saja ia juga menanyakan kabar anaknya. Jika kami bilang belum makan, ia akan segera mempersiapkan makanan, entah mengeluarkan persediaan makanan yang ada di lemari makan atau memasak dulu, bahkan dengan berjalan tertatih ia menuju warung terdekat untuk membeli lauk. Meskipun nanti yang disajikan telur ceplok dengan nasi hangat, nikmatnya ora karuan sebab disajikan dengan kasih sayang.

Entah karena kurang pandai dalam manajemen waktu, bus yang membawa rombongan kami dari Madinah ke Mekkah terlambat 2 atau 3 jam. Sampai di hotel kami di Mekkah jam 11 malam. Ketika persiapan keberangkatan di Madinah kami diberitahu pihak biro travel kalau sampai Mekkah nanti kami akan makan dulu, pembagian kamar, dan persiapan pelaksanaan umrah. Memang demikian yang menjadi SOP-nya. Lanjut baca…

Share on Facebook