Reunian: tukang gambar peta

Salah satu tujuan saya ke Jogja kemarin untuk menghadiri acara reuni bersama teman-teman kuliah di GE 86. Rencana berada di Jogja semalam saja akhirnya saya perpanjang semalam, sebab acara reuni berlangsung hingga malam hari.

Acara reuni selalu saja membahagiakan hati. Berkumpul kembali dengan teman-teman sekolah sembari mengenang masa lalu sangat mengasyikkan. Pertemuan enam jam berasa sangat singkat. Lanjut baca…

Share on Facebook

Sebangku dengan Mas Yamik

Karena berencana mendadak pergi ke SOC-JOG, sempat kesulitan mendapatkan tiket meski akhirnya bisa berangkat dari Stasiun Bandung. Saya tiba di stasiun menjelang maghrib dan njujug masjid stasiun setelah urusan menginapkan Kyai Garuda Seta selesai.

Masjid yang kecil tak mampu menampung jamaah, sehingga shalat jamaah dilaksanakan menjadi beberapa kloter. Adalah ketika kloter kedua selesai saya menyaksikan seseorang berpenampilan seniman: rambut gondrong, jenggot panjang dikucir, telinga kiri-kanan beranting, berkalung panjang, dengan pakaian serba hitam. Dalam hati saya ngrasani: boleh juga nih seniman, mengutamakan shalat tepat waktu dan berjamaah pula. Lanjut baca…

Share on Facebook

Comblang kawan lama

n_aPertemuan dengan sahabat lama di masa-masa sekolah dulu sangat mengasyikkan. Maka tak heran acara reunian teman sekolah selalu disambut antusias. Zaman sekolah dulu – dari tingkatan SD sampai bangku kuliah – interaksi dengan teman sebaya indah untuk dikenang.

Pada era internet seperti sekarang ini, mencari teman lama semakin mudah meskipun teman yang dicari tersebut bersembunyi di balik jerami. Lanjut baca…

Share on Facebook