Menyaksikan Bujang nikah

Ungkapan rasa bahagia dengan berselfi

Sejak Bujang mengabarkan kepada calon istrinya kalau ia jadi menikahinya, teman-teman sekantor memendam rasa penasaran, termasuk Mas Suryat. Apa betul Bujang akan menikah dalam waktu dekat?

Dari bisik-bisik tetangga, Mas Suryat mendengar kalau Bujang pulang kampung mengabarkan ke orang tuanya, sekaligus melengkapi surat-surat yang dibutuhkan untuk nikah yang dicatat negara. Setelah kedatangannya dari kampungnya, pada hari Sabtu Bujang mengajak calon istrinya berbelanja mas kawin.

Kabar pasti kapan Bujang akan melakukan ijab kabul belum terkonfirmasi oleh siapa pun. Cuma pada bertanya, apa iya Bujang akan nikah di bulan puasa ini? Lanjut baca…

Share on Facebook

Reunian: tukang gambar peta

Salah satu tujuan saya ke Jogja kemarin untuk menghadiri acara reuni bersama teman-teman kuliah di GE 86. Rencana berada di Jogja semalam saja akhirnya saya perpanjang semalam, sebab acara reuni berlangsung hingga malam hari.

Acara reuni selalu saja membahagiakan hati. Berkumpul kembali dengan teman-teman sekolah sembari mengenang masa lalu sangat mengasyikkan. Pertemuan enam jam berasa sangat singkat. Lanjut baca…

Share on Facebook

Sebangku dengan Mas Yamik

Karena berencana mendadak pergi ke SOC-JOG, sempat kesulitan mendapatkan tiket meski akhirnya bisa berangkat dari Stasiun Bandung. Saya tiba di stasiun menjelang maghrib dan njujug masjid stasiun setelah urusan menginapkan Kyai Garuda Seta selesai.

Masjid yang kecil tak mampu menampung jamaah, sehingga shalat jamaah dilaksanakan menjadi beberapa kloter. Adalah ketika kloter kedua selesai saya menyaksikan seseorang berpenampilan seniman: rambut gondrong, jenggot panjang dikucir, telinga kiri-kanan beranting, berkalung panjang, dengan pakaian serba hitam. Dalam hati saya ngrasani: boleh juga nih seniman, mengutamakan shalat tepat waktu dan berjamaah pula. Lanjut baca…

Share on Facebook