Silaturahim membawa keberkahan #2

Setelah kelar acara Seminar Motivasi bersama adik-adik siswa SMA Negeri 1 Karanganyar, giliran bersilaturahim dengan teman-teman masa SMA dulu yang dikemas dalam acara Reuni 30 Tahun. Ya, tiga puluh tahun sudah kami – angkatan 1986 – lulus dari SMA.

Meskipun kami punya Group WA – baik yang sekelas maupun antar kelas – tetapi ada beberapa teman yang tidak pernah bertemu belasan tahun bahkan sejak lulus SMA dulu, sehingga pada saat bertemu kembali saling tebak: siapakah dirimu, kawan? Lanjut baca…

Share on Facebook

SMA paling top sedunia

Waktu itu, 1983, siapa sih yang tidak ingin masuk SMA Negeri 1 Karanganyar? Semua lulusan SMP berlomba-lomba untuk dapat diterima di SMA favorit itu. Dulu, seleksinya tidak menggunakan sistem NEM, tapi dengan test tertulis. Dan saya, termasuk salah satu peserta test yang diterima.

Ada satu nadar yang mesti saya tunaikan waktu itu: jika saya bisa lolos seleksi saya akan menggunduli kepala saya.

Seingat saya, dulu itu hanya bernama SMA Negeri, tanpa embel-embel nomor di belakangnya, karena memang hanya ada 1 SMA Negeri di wilayah Kota Karanganyar. Kalau tidak salah, baru tahun 1986 berdiri SMA Negeri 2, yang kelas-kelasnya masih nebeng di SMA Negeri, masuk sore harinya.

Sesungguhnya bapak saya menginginkan saya sekolah di SPG, nanti biar jadi guru. Bahkan ketika saya memilih ikut tes masuk SMA bapak masih berharap saya mendaftar ke SPG jika nanti tidak lolos seleksi. Lanjut baca…

Share on Facebook

Ibu guru yang cantik itu pun menangis

Kisah ini terjadi ketika saya kelas 2 SMA (tahun 1985).

Pada tahun 1979 pernah beredar film Indonesia bergenre remaja yang berjudul Guruku Cantik Sekali, waktu itu saya kelas 5 SD. Dan ketika kelas 1 SMP ungkapanĀ Guruku Cantik Sekali kembali terdengar saat kami mendapatkan wali kelas yang, menurut penilaian kami, cantik sekali.

Sang waktu bergulung dengan cepatnya, saya pun duduk di kelas 2 SMA.

Pelajaran favorit saya saat itu: Kimia. Hanya gara-gara ibu gurunya cantik sekali. Waduh, ternyata mayoritas murid cowok mengidolakannya meskipun pelajaran kimia sering membuat pusing. Lanjut baca…

Share on Facebook