Di hati ini hanya engkau mantan terindah

Coba dibaca dulu Honey, tiga hari kita tidak ketemu

Lesmana cukup lama pingsan. Celakanya, tak ada orang yang berlalu di sekitar TKP saat Lesmana tergeletak di pinggir jalan. Terpaan angin yang cukup kencang telah menyadarkan Lesmana bangun dari semaputnya.

Dengan jalan terhuyung ia mencoba mengingat-ingat jalan menuju rumahnya. Dari mulutnya melolong menyebut nama Siti Sundari yang sangat ia cintai. Kini ia seperti orang gila. Sikapnya tidak seperti beberapa jam sebelumnya sebagai seorang lelaki sejati. Ia telah berubah ke ujud semula. Pengaruh sihir Bathari Durga lenyap sudah.

Ketika ia sampai di rumah, Banowati yang menyambut langsung kedatangan putra sulungnya itu. Ia dipapah oleh ibunya dan didudukkan di sofa ruang keluarga. Segelas air putih dingin diteguk Lesmana dalam satu tarikan nafas. Hal ini telah menyegarkan ingatannya. Lanjut baca…

Share on Facebook

Honey, tiga hari kita tidak ketemu

Lanjutan kisah Separuh Jiwaku Pergi

Lesmana senang bukan main akhirnya bisa menaklukkan hati Sundari. Kabar ini harus segera ia kabarkan kepada keluarga besar Hastinapura agar secepatnya dilakukan lamaran ulang. Ia memacu langkahnya.

Di tengah jalan ia bertemu dengan Abimanyu. Dua lelaki yang sama-sama mencintai Sundari kini berhadapan. Namanya juga darah muda, mudah mendidih hanya karena saling bersitatap. Panas hati Abimanyu ia salurkan di kepalan tangannya. Lanjut baca…

Share on Facebook

Separuh jiwaku pergi

Sekuel dari Dan Aku Cemburu Kekasihku

Samba dengan bertubi-tubi mengirimkan foto-foto mesra Lesmana dengan Siti Sundari. Kali ini bukan ke Group WA tetapi langsung ke ponsel pintar Abimanyu.

“Samba, sekarang juga tak tunggu di tempat biasa!” suara Abimanyu melengking memekakkan telinga Samba yang bergetar dari speaker ponselnya.

Secepat itukah hati Siti Sundari berpaling dariku? Abimanyu bereka-wicara sambil membuka-buka foto kiriman Samba. Aku jadi heran, kenapa watak Lesmana menjadi lelaki seutuhnya? Bukankah selama ini gayanya mirip perempuan dan otaknya agak sedeng?  Lanjut baca…

Share on Facebook