Pernah aku mencoba untuk sembunyi, namun senyummu tetap mengikuti

Biar tersambung, silakan baca dulu artikel: Di hati ini hanya engkau mantan terindah.

Arjuna terdiam beberapa saat. Ia mencoba mengunyah kata-kata yang keluar dari mulut kekasihnya itu.

“Kenapa diam Jun, kamu tak sanggup kah?”

“Eh, bukan. Tapi… “

Kok, grogi Jun. Itu bukan sifat aslimu. Arjuna yang aku kenal adalah lelaki tangguh dan jantan, siap mewujudkan semua permintaan kekasih yang sangat disayanginya.”

“Tapi, bukankah Siti Sundari itu kekasihnya Abimanyu, anakku juga?”

“Iya. Lesmana juga anak kandungmu, bukan? Hampir dua puluh lima tahun kamu tak pernah menyentuh apalagi merawat buah cinta kita itu. Sekarang saatnya kamu menunjukkan kasih sayangmu sebagai seorang ayah!”

Kepala Arjuna ngelu. Permintaan Banowati kali ini sulit ia laksanakan. Lanjut baca…

Share on Facebook

Di hati ini hanya engkau mantan terindah

Coba dibaca dulu Honey, tiga hari kita tidak ketemu

Lesmana cukup lama pingsan. Celakanya, tak ada orang yang berlalu di sekitar TKP saat Lesmana tergeletak di pinggir jalan. Terpaan angin yang cukup kencang telah menyadarkan Lesmana bangun dari semaputnya.

Dengan jalan terhuyung ia mencoba mengingat-ingat jalan menuju rumahnya. Dari mulutnya melolong menyebut nama Siti Sundari yang sangat ia cintai. Kini ia seperti orang gila. Sikapnya tidak seperti beberapa jam sebelumnya sebagai seorang lelaki sejati. Ia telah berubah ke ujud semula. Pengaruh sihir Bathari Durga lenyap sudah.

Ketika ia sampai di rumah, Banowati yang menyambut langsung kedatangan putra sulungnya itu. Ia dipapah oleh ibunya dan didudukkan di sofa ruang keluarga. Segelas air putih dingin diteguk Lesmana dalam satu tarikan nafas. Hal ini telah menyegarkan ingatannya. Lanjut baca…

Share on Facebook

Honey, tiga hari kita tidak ketemu

Lanjutan kisah Separuh Jiwaku Pergi

Lesmana senang bukan main akhirnya bisa menaklukkan hati Sundari. Kabar ini harus segera ia kabarkan kepada keluarga besar Hastinapura agar secepatnya dilakukan lamaran ulang. Ia memacu langkahnya.

Di tengah jalan ia bertemu dengan Abimanyu. Dua lelaki yang sama-sama mencintai Sundari kini berhadapan. Namanya juga darah muda, mudah mendidih hanya karena saling bersitatap. Panas hati Abimanyu ia salurkan di kepalan tangannya. Lanjut baca…

Share on Facebook